Kronologi Konten Babe Aldo Berujung Laporan Polisi

Konten kreator Babe Aldo menjalani pemeriksaan di Surabaya terkait laporan dugaan manipulasi data elektronik yang berkaitan dengan penggunaan foto dalam sebuah konten yang diunggahnya.

Dalam wawancara melalui sambungan telepon via WhatsApp pada, Rabu (1/7/2026), Babe Aldo memaparkan kronologi perkara yang menurutnya berawal dari kiriman foto suasana pintu masuk menuju lembaga pemasyarakatan yang diterimanya dari seorang netizen pada 11 Juni 2026.

Berdasarkan foto tersebut, pada 13 Juni 2026 ia membuat sebuah konten berisi narasi yang mempertanyakan informasi mengenai Rizky Amalia yang disebut-sebut kerap mendatangi lapas.

Babe Aldo menegaskan bahwa saat membuat konten tersebut dirinya belum mengenal maupun pernah bertemu dengan Rizky Amalia.

Sehari kemudian, tepatnya 14 Juni 2026, ia mengaku bertemu dengan Rizky Amalia bersama dua rekannya untuk melakukan klarifikasi. Menurut Babe Aldo, pertemuan tersebut berlangsung baik dan kedua belah pihak telah saling memaafkan serta sepakat berdamai.

Namun, pada 19 Juni 2026, Babe Aldo mengaku mendapat informasi bahwa dirinya telah dilaporkan ke kepolisian atas dugaan manipulasi data elektronik. Selanjutnya, pada 22 Juni 2026, ia dihubungi penyidik untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.

Karena saat itu berada di Surabaya, Babe Aldo mengatakan penyidik menawarkan agar pemeriksaan dilakukan di Polres Tanjung Perak melalui mekanisme koordinasi, sehingga dirinya tidak perlu kembali ke Banjarmasin.

Dalam keterangannya, Babe Aldo mengaku masih mempertanyakan dasar laporan yang diajukan pelapor. Menurutnya, hingga saat pemeriksaan berlangsung, dirinya belum memperoleh penjelasan mengenai bentuk kerugian yang dialami pelapor akibat konten tersebut.

"Saya sebagai terlapor sampai hari ini tidak diberi tahu apa kerugian Rizky Amalia sebagai pelapor atas konten yang saya buat," ujar Babe Aldo.

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, Babe Aldo mengaku telah menyerahkan rekaman suara hasil pertemuan klarifikasi kepada penyidik.

Ia juga mengungkapkan sempat mendengar adanya rekaman suara yang diduga milik Rizky Amalia yang berisi pernyataan mengenai dukungan dari sejumlah pejabat. Namun, Babe Aldo menegaskan informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan verifikasi.

Pemeriksaan terhadap Babe Aldo akhirnya dilaksanakan di Surabaya sesuai koordinasi antara penyidik.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyidik maupun tanggapan dari pihak Rizky Amalia terkait pernyataan Babe Aldo.

Proses hukum masih berlangsung, dan seluruh keterangan yang dimuat dalam berita ini merupakan penyampaian Babe Aldo sebagai pihak terlapor. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan hingga adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap. (Gusti Mahmuddin Noor)

Lebih baru Lebih lama


Iklan

نموذج الاتصال