Komunitas Bahimpu Trip sukses menggelar kegiatan Pendakian Lintas Cincin Kalimantan Selatan melalui jalur Desa Manakili, yang berada di kawasan Desa Lok Lahung, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini diikuti 19 pendaki yang bersama-sama menjelajahi salah satu jalur pendakian paling menantang di Pegunungan Meratus.
Pendakian ini menawarkan pengalaman menaklukkan lima puncak Pegunungan Meratus, yakni Gunung Magaringsai (1.600 mdpl), Gunung Tajunggang (1.680 mdpl), Gunung Batu Lala (1.685 mdpl), Gunung Hulu Niwani (1.378 mdpl), dan Gunung Rorokoan (1.284 mdpl). Selain menyuguhkan jalur yang menantang, lintasan ini juga menghadirkan keindahan hutan alami Meratus, hingga lautan awan yang memanjakan mata.
Berdasarkan itinerary kegiatan, peserta berkumpul di Masjid Etihad, Loksado, pada Jumat (31/7/2026) sebelum beristirahat di rumah inap. Pendakian dimulai pada Sabtu (1/8/2026) pukul 07.30 WITA dari Basecamp Manakili menuju Pos 1 Magaringsai, Pos Mata Air, Pos 2, hingga mencapai Puncak Magaringsai. Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Simpang 4, mengambil persediaan air, kemudian menuju area camp Gunung Tajunggang untuk bermalam.
Pada hari kedua, Minggu (2/8/2026), peserta memulai perjalanan menuju Puncak Batu Lala, kembali ke area camp, kemudian melanjutkan pendakian ke Puncak Hulu Niwani. Selanjutnya rombongan bergerak menuju Gunung Rorokoan sebelum turun kembali ke Basecamp Manakili.
Seluruh jadwal merupakan estimasi dan dapat berubah menyesuaikan kondisi cuaca, medan, serta kemampuan rombongan.
Salah satu peserta pendakian, Yusuf, yang akrab disapa Aris asal Kabupaten Tanah Bumbu, mengatakan jalur Lintas Cincin Kalimantan Selatan memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi sehingga membutuhkan persiapan yang matang.
"Jalurnya sangat ekstrem. Buat siapa pun yang ingin mendaki ke sini harus benar-benar mempersiapkan fisik yang matang dan mental yang kuat. Jangan pernah meremehkan jalurnya karena tanjakan dan turunannya cukup menguras tenaga," ujarnya.
Sementara itu, peserta lainnya, Gunawan asal Kabupaten Tanah Bumbu, mengaku seluruh rasa lelah selama perjalanan terbayar dengan keindahan alam yang disuguhkan di sepanjang lintasan.
"Capeknya pasti ada, tapi semuanya terbayar saat melihat pemandangan dari setiap puncak. Selain menikmati keindahan alam, pendakian ini juga menjadi pengalaman berharga untuk belajar kebersamaan, saling membantu, dan menambah relasi dengan sesama pendaki," katanya.
Melalui kegiatan ini, Bahimpu Trip berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal keindahan jalur Lintas Cincin Kalimantan Selatan, sekaligus mengajak para pendaki untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kebersihan, dan melestarikan alam Pegunungan Meratus. (Gunawan)

