Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, hadiri acara Antasari Award 2026 yang diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, di Hotel Treepark Banjarmasin, Rabu (4/2/2025) pagi.
Pada Antasari Award 2026 yang mengusung tagline “Dari Mahasiswa, untuk Banua” ini, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin berhasil menerima penghargaan pada Kategori Kepala Daerah, sebagai ‘Gubernur Visioner dalam Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Selatan’.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekdaprov Kalsel, disampaikan bahwa Antasari Award tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga refleksi atas tanggung jawab besar yang melekat pada setiap penerima.
Dukungan Gubernur H. Muhidin pada kegiatan tersebut menjadi sebuah bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian bagi para tokoh serta lembaga yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembangunan daerah dan kemajuan Banua Kalimantan Selatan.
“Hari ini kita menyaksikan penyerahan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dinilai layak dan pantas menerima Antasari Award 2026. Penghargaan ini kiranya dimaknai sebagai sebuah kehormatan sekaligus amanah besar untuk terus bekerja lebih baik demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar Gubernur.
Gubernur H Muhidin menambahkan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa setiap capaian harus diiringi dengan komitmen yang semakin kuat dalam pengabdian kepada masyarakat.
Lebih lanjut dalam sambutannya, H Muhidin menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terus berupaya meningkatkan kinerja birokrasi, menjaga integritas aparatur, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Juga disampaikan Gubernur H Muhidin, upaya menjaga keberlanjutan pembangunan juga menjadi perhatian utama, dengan mendorong program pembangunan strategis, di antaranya penyelesaian Jembatan Penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu, serta pembangunan Bendungan Riam Kiwa, serta penguatan ketahanan pangan daerah yang ditandai dengan surplus produksi beras setiap tahun.
“Mohon doa dan dukungan dari semua pihak, khususnya UIN Antasari Banjarmasin, agar kami dapat bekerja lebih maksimal dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” sampai Gubernur.
Gubernur juga berharap Antasari Award 2026 dapat menjadi pemacu semangat bagi semua pihak untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara.
Ditemui usai acara, Sekdaprov M Syarifuddin menyampaikan bahwa Gubernur H Muhidin dan Pemprov Kalsel sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang menunjukkan perhatian mahasiswa pada pembangunan di Kalsel.
“Kita sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh UIN Antasari Banjarmasin, yakni Antasari Award 2026, yang untuk pertama kalinya dilaksanakan. Mudah-mudahan kegiatan ini lebih memotivasi khususnya teman-teman mahasiswa juga untuk turut serta memperhatikan pembangunan di Kalsel,” sampainya.
Penghargaan kategori kepala daerah lainnya diberikan kepada Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru. Sementara itu, pada kategori perusahaan, penghargaan diserahkan kepada sejumlah BUMN dan BUMD, yakni PT Pelindo III, PT Bangun Banua, dan PT Ambapers.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada tokoh politik, yang diterima Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat.
Acara ini turut dihadiri Direktur PT Bangun Banua Afrizaldi, Rektor UIN Antasari Banjarmasin Hj. Nida Mufidah, Wakil Rektor III UIN Antasari Muhdi, perwakilan Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru, serta perwakilan sejumlah BUMN dan BUMD di Kalimantan Selatan selaku penerima penghargaan. (Ran/Adpim)

