IMG-20240209-WA0003

Dinkes Kotabaru Pengasapan Demam Berdarah Setelah Ditemukan 43 Kasus


Dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian deman berdarah, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru melakukan pengasapan atau fogging sebagai tindak lanjut peningkatan kasus Deman Berdarah diawal tahun 2024, Selasa 06 Februari 2024.

Seperti yang disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kotabaru H. Arya Nor Abdi, SKM, MM menjelaskan, kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kotabaru mengalami peningkatan dengan adanya 43 kasus DBD. 

"Mulai awal tahun sampai Februari 2024 ada 43 kasus di Kotabaru yang tersebar di beberapa Kecamatan dan terakhir ada 2 kasus DBD di Kecamatan Pulau Laut Utara Desa Sebelimbingan, sementara itu, untuk kasus DBD yang sangat tinggi melalui data yang kami terima ada di Kecamatan Pamukan Barat Sengayam dimana terdapat 10 kasus, "ungkapnya.

Pemerintah Daerah telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian DBD. Hari ini kami melakukan Fogging di Sekolah Dasar Desa Sebelimbingan, Mesjid dan rumah warga setempat, serta gotong royong dalam memberantas pengembangbiakkan nyamuk aedes aegypti, "jelasnya.

Selai itu, juga memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat  dan membagikan bubuk abate, gerakan satu rumah satu jumantik, beserta edukasi yang berkaitan menambah wawasan masyarakat untuk mencegah penularan DBD oleh Dinas Kesehatan maupun Puskesmas setempat. 

"Kami juga akan meminta untuk seluruh puskesmas untuk melakukan penyuluhan secara serentak serta kerjasama Radio Gema Saijaan dan kepada  kader posyandu dan bersama dan Tim TP-PKK untuk menjadwalkan himbauan tentang DBD.

Ada pun orang yang terserang DBD, gejala-gejalanya demam tinggi hingga mencapai 40 C, nyeri kepala berat, nyeri pada otot, sendi, tulang, dan bagian belakang mata.Terdapat bintik-bintik atau bercak merah pada kulit 2 hingga 5 hari pasca demam perdarahan dari hidung, gusi, atau bagian bawah kulit V, "pungkasnya. (Gusti Mahmuddin Noor)

Lebih baru Lebih lama

Iklan

نموذج الاتصال