DPRD Tanbu akan Sidak Pelabuhan Bunati atas Keluhan Debu Batu Bara

Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu berencana melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kawasan pelabuhan di Kecamatan Angsana pada Jumat akan datang. Sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas banyaknya keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran debu batu bara yang dinilai mengganggu lingkungan permukiman.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma, menegaskan pihaknya hampir setiap hari menerima laporan dari warga mengenai debu hitam yang diduga berasal dari aktivitas batu bara di pelabuhan.

Menurutnya, kondisi tersebut semakin dirasakan masyarakat saat musim kemarau, ketika debu mudah terbawa angin hingga ke kawasan permukiman.

"Ini kan musim kemarau, sementara alat di sana itu diduga menjulur ke atas, sedangkan arah anginnya menuju permukiman warga. Hampir setiap hari masyarakat mengeluhkan debu hitam pekat di lingkungan rumah mereka. Banyak warga yang menghubungi saya melalui pesan maupun laporan langsung. Karena itu, pada hari Jumat akan datang ini nanti Komisi III akan turun bersama masyarakat untuk melakukan sidak terkait persoalan ini," ujar I Wayan Sudarma saat dihubungi wartawan Minggu (26/7/2026).

I Wayan menegaskan, Sidak dilakukan untuk memastikan sumber permasalahan sekaligus melihat langsung kondisi di lapangan. Apabila terbukti debu berasal dari aktivitas pelabuhan, pihaknya akan meminta perusahaan terkait segera mengambil langkah penanganan.

" Kalau nanti benar berasal dari aktivitas tersebut, kami akan meminta perusahan agara segera mengatasi persoalan debu batu bara ini. Ini menyangkut kepentingan masyarakat,"tegas I Wayan.

I Wayan juga menyoroti dampak debu terhadap kesehatan warga, terutama anak-anak yang setiap hari berpotensi terpapar. "Kasihan masyarakat, terutama anak-anak yang terkena debu itu. Karena itu persoalan ini harus segera ditangani," tutupnya.

Sementara Kepala Desa Mekarjaya, Kecamatan Angsana, Yono mengatakan terus berkomunikasi dengan perusahan sekitar  supaya tertanggulangi masalah debu.

"Kami terus berkoordinasi dengan perusahan agar masalah debu ini bisa segera diatasi.

Semoga aja pak ada hujan," singkat Yono.

Lebih baru Lebih lama


Iklan

نموذج الاتصال