Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kotabaru, Suci Anisa Rusli, resmi membuka Kegiatan Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 di Ballroom Hotel Grand Surya Kotabaru, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam memperkuat kualitas Upaya Kesehatan Masyarakat melalui pengembangan Posyandu Era Baru yang lebih terintegrasi, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pertemuan itu dihadiri Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten dan kecamatan, perwakilan SKPD, tenaga kesehatan puskesmas, hingga Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Suci Anisa Rusli menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, peningkatan kualitas layanan Posyandu tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pihak mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.
“Peningkatan peran dan fungsi Posyandu menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari tim pembina tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa. Program yang disusun harus terstruktur, terukur, dan mampu selaras dengan agenda nasional maupun provinsi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program Posyandu berjalan efektif dan tidak tumpang tindih antarinstansi.
Selain itu, integrasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam layanan Posyandu dinilai menjadi langkah penting agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat secara menyeluruh.
“Forum koordinasi ini diharapkan bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi menjadi wadah bertukar gagasan untuk menghasilkan program Posyandu yang inovatif, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Kotabaru,” katanya.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan ucapan basmalah oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kotabaru, dilanjutkan penyerahan cinderamata kepada Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk apresiasi dan penguatan sinergi antarlembaga.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, H. Sugianor, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjadikan Posyandu sebagai motor penggerak pelayanan masyarakat di era baru.
Ia menilai keberhasilan Posyandu sangat bergantung pada kolaborasi seluruh unsur, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh Tim Pembina Posyandu, baik tingkat kabupaten maupun kecamatan, semakin termotivasi untuk menggerakkan masyarakat agar aktif memanfaatkan layanan dasar di Posyandu,” ujarnya.
H. Sugianor menjelaskan, kegiatan berlangsung selama dua hari, sejak 18 hingga 19 Mei 2026, dengan agenda pemaparan materi dari narasumber Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Kotabaru.
Selain rapat koordinasi, kegiatan juga dirangkai dengan penilaian tahap pertama lomba Tim Pembina Posyandu tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 yang berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).
Adapun pelaksanaan kegiatan didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Dinas Kesehatan Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat berbasis desa. (Gusti Mahmuddin Noor)

