Sebuah rumah milik warga di Desa Bekambit Asri, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, hangus dilahap si jago merah pada Selasa pagi (21/4/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.
Kebakaran yang terjadi di RT 9 tersebut diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji di bagian dapur. Api dengan cepat membesar lantaran bangunan rumah yang sebagian besar berbahan kayu, sehingga mudah terbakar.
Kepala Desa Bekambit Asri, Sutrisno, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat kondisi rumah dalam keadaan kosong. Istri pemilik rumah diketahui sempat keluar rumah, diduga meninggalkan kompor dalam keadaan menyala atau terjadi kebocoran pada tabung gas.
“Diduga api berasal dari dapur, kemungkinan dari kompor yang lupa dimatikan atau kebocoran gas, sehingga memicu kebakaran,” ujar Sutrisno.
Rumah tersebut diketahui milik Roni, seorang pekerja di kebun kelapa sawit, yang tinggal bersama enam anggota keluarganya. Saat kejadian, Roni dan istrinya tidak berada di rumah. Beruntung, tidak ada anggota keluarga yang berada di dalam rumah saat api mulai membesar.
Peristiwa kebakaran itu sempat membuat warga sekitar panik. Mereka berhamburan keluar rumah dan berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Kobaran api yang besar bahkan sempat menjilat dinding rumah tetangga yang berada di dekat lokasi kejadian, sehingga menambah kepanikan warga.
Namun berkat upaya bersama, api tidak sampai merambat lebih jauh ke bangunan lain. Meski demikian, rumah milik korban tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya ludes terbakar.
Seluruh barang dan harta benda di dalam rumah dilaporkan tidak ada yang berhasil diselamatkan, semuanya hangus terbakar. Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Pasca kejadian, pemerintah desa telah berupaya mengajukan bantuan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait di Kabupaten Kotabaru guna meringankan beban korban kebakaran. (Gusti Mahmuddin Noor)

