Pemerintah Kabupaten Kotabaru menerima kunjungan Tim Penilai dan Verifikasi Program Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Aula Bamega Kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, Rabu (20/5/2026).
Kedatangan tim penilai disambut langsung Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis bersama Ketua TP PKK Kotabaru, Suci Anisa Rusli.
Dalam sambutan Bupati Kotabaru yang dibacakan Wakil Bupati Syairi Mukhlis, ditegaskan bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia dan masa depan daerah.
“Kelurga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, namun memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah,” ujar Syairi.
Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus berkomitmen meningkatkan kualitas keluarga melalui berbagai program strategis, seperti penguatan ketahanan keluarga, peningkatan peran perempuan, perlindungan anak, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kotabaru, Suci Anisa Rusli, mengatakan kegiatan penilaian dan verifikasi PK2D menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan program peningkatan kualitas keluarga di daerah.
Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya keluarga yang sejahtera, mandiri, harmonis, serta memiliki ketahanan dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pola asuh anak, hingga ketahanan pangan.
“Semoga kerja sama dan semangat gotong royong ini terus terjaga demi terwujudnya keluarga Kotabaru yang sejahtera, mandiri dan harmonis,” harapnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan keluarga di Kabupaten Kotabaru.
Di sisi lain, Tim Penilai Provinsi Kalimantan Selatan, Rosda menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan aparatur desa dan masyarakat, serta verifikasi dokumen program.
Beberapa indikator yang menjadi fokus penilaian meliputi capaian kesejahteraan keluarga, efektivitas program, peran kelembagaan, hingga inovasi yang dikembangkan di tingkat desa.
Rosda mengungkapkan, Kabupaten Kotabaru saat ini mencatat indeks kualitas keluarga sebesar 75,91 dan masuk kategori responsif gender dan hak anak.
“Hasil ini menandakan bahwa kerja keras tim peningkatan kualitas keluarga daerah Kabupaten Kotabaru sudah menunjukkan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dalam penilaian PK2D tahun 2025–2026, Desa Sampanahan ditetapkan sebagai lokus penilaian karena dinilai berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat dan pembinaan keluarga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah dan TP PKK, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wakil Ketua TP PKK, Ketua Bidang I TP PKK Kotabaru, Kepala DPPPAPPKB Kotabaru, Camat Sampanahan, serta anggota TP PKK Kecamatan Sampanahan. (Gusti Mahmuddin Noor)

