Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis menghadiri siaran langsung “Live Info Haji” di Radio Gema Saijaan Kotabaru, Selasa malam (26/5/2026), bertepatan dengan malam Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Siaran tersebut menghadirkan Ketua Kloter 13 Embarkasi Banjarmasin, H. Nur Zazin yang melaporkan secara langsung kondisi jemaah haji dari Tanah Suci, khususnya saat pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah.
Dalam kesempatan itu, Syairi Mukhlis menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa kepada seluruh jemaah haji asal Kotabaru yang telah menyelesaikan rangkaian utama ibadah haji, termasuk wukuf di Arafah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Bupati Kotabaru, kami mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah yang kini telah menyandang predikat haji dan hajjah. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Syairi Mukhlis.
Sementara itu, dalam laporan langsung dari Arafah, H. Nur Zazin menyampaikan bahwa seluruh rangkaian wukuf berjalan lancar. Para jemaah telah melaksanakan salat berjamaah yang diawali khutbah wukuf dan selanjutnya bersiap melanjutkan perjalanan menuju Muzdalifah dan Mina sesuai jadwal yang ditetapkan petugas penyelenggara haji.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi kesehatan jemaah secara umum berada dalam keadaan baik. Meski terdapat beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan ringan, seluruhnya masih dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan pendampingan tenaga kesehatan dan petugas kloter.
“Alhamdulillah, secara umum jemaah dalam kondisi sehat. Sebagian memang ada yang sakit ringan, tetapi tetap bisa menjalankan ibadah dengan baik. Kami terus melakukan pemantauan dan pendampingan agar seluruh jemaah dapat menyelesaikan rukun haji dengan lancar,” katanya.
Selain memastikan kesehatan jemaah, petugas haji juga terus mengawal distribusi logistik berupa makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya di tengah padatnya aktivitas selama puncak ibadah haji.
Tim Petugas Haji Daerah (TPHD), Yopi Ade Herwandi menambahkan, hingga saat ini kondisi jemaah tetap stabil. Menurutnya, sinergi seluruh petugas, mulai dari pembimbing ibadah, tenaga kesehatan hingga petugas layanan umum, menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Untuk tahapan selanjutnya, sebanyak 132 jemaah lanjut usia (lansia) dan jemaah dengan penyakit degeneratif direncanakan mengikuti skema murur, yakni pergeseran dari Arafah menuju Mina dengan melintas di Muzdalifah menggunakan bus tanpa turun untuk mabit, demi menjaga kondisi kesehatan mereka. Sedangkan jemaah lainnya akan menjalani tahapan ibadah sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam siaran tersebut, Syairi Mukhlis juga menyampaikan harapan bagi seluruh jemaah Kloter 13 Embarkasi Banjarmasin yang terdiri dari jemaah asal Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Hulu Sungai Selatan dengan jumlah sekitar 360 orang.
“Kami berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dan menyempurnakan rukun hajinya tanpa ada yang terlewat. Kepada seluruh petugas pendamping haji, kami juga berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik, terutama kepada para jemaah lansia yang membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap seluruh jemaah dapat kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan selamat.
“Harapan kami sederhana, berangkat 360 orang dan pulang ke tanah air juga 360 orang. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam beribadah, serta kembali ke daerah sebagai haji dan hajah yang mabrur,” tutupnya. (Gusti Mahmuddin Noor)

