Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Hj. Suwanti beserta sejumlah anggota DPRD melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, Rabu (21/1/2026).
Kunjungan tersebut sekaligus membahas rencana pembangunan dan perbaikan Pelabuhan Jembatan Panjang bersama PT. Pelindo yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Januari tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pola kerja sama, dampak pembangunan, serta mekanisme penganggaran pelabuhan yang memiliki peran strategis sebagai penunjang mobilitas dan pelayanan transportasi masyarakat Kabupaten Kotabaru. Untuk tahap awal, anggaran sementara yang disiapkan mencapai sekitar Rp300 juta.
Ketua DPRD Kotabaru Hj. Suwanti menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari agenda DPRD Kotabaru dua bulan lalu ke Pelindo pusat terkait rencana permohonan hibah Pelabuhan Jembatan Panjang.
“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kunjungan kami sebelumnya ke Pelindo pusat. Kami membahas rencana hibah pelabuhan, pola kerja sama, dampak pembangunan, serta skema penganggaran dari pemerintah daerah yang tentunya memerlukan persetujuan Bupati Kotabaru,” ujar Hj. Suwanti.
Ia menegaskan, DPRD Kotabaru berkomitmen mendukung pengembangan infrastruktur pelabuhan demi meningkatkan konektivitas dan pelayanan transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.
Sementara itu, anggota DPRD Kotabaru Mustaqim, SE menambahkan bahwa pada Januari 2026 ini akan mulai dilaksanakan perbaikan dan pemeliharaan oleh pihak PT. Polindo sebagai tahap awal pembangunan. “Insya Allah bulan Januari ini akan dilaksanakan perbaikan pemeliharaan oleh PT. Polindo dengan anggaran sementara sekitar Rp300 juta.
Setelah dikerjasamakan, kami dari legislatif khususnya komisi DPRD mendukung penuh agar perbaikan dilakukan secara maksimal, sehingga pelayanan prima di Pelabuhan Jembatan Panjang benar-benar dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Kotabaru,” jelas Mustaqim.
Melalui koordinasi lintas daerah dan sinergi dengan pihak swasta ini, diharapkan pembangunan Pelabuhan Jembatan Panjang dapat berjalan optimal serta menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan layanan transportasi di Kabupaten Kotabaru. (Gusti Mahmuddin Noor)

