Hari-Buruh-Acil-Odah
Paman-Birin-Idul-Fitri-Banjarhits

Kemah Bela Negara Berdampak ke Pariwisata di Kalsel

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Kalimantan Selatan, H Berkatullah, mengatakan pelaksanaan Kemah Bela Negara berjalan sukses dan punya dampak positif terhadap pariwisata di Kalsel.

“Peserta di sela-sela Kemah Bela Negara pasti mereka belanja, melihat wisata di tempat kami. Memang ada waktu untuk mereka jalan-jalan, ada yang ke pasar terapung, dan wisata lain,” tutur Berkatullah, Senin 17 Juli 2023.

Menurut dia, KBN 2023 bisa turut mempromosikan pariwisata Kalimantan Selatan kepada khalayak luas. “Pasti mereka pulang ke kampunya mereka cerita ke pasar terapung,” ujar Berkatullah.

Berkatullah mengucapkan terimakasih kepada semua kepala SKPD Pemprov Kalimantan Selatan dan pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan KBN tingkat nasional di Kiram Park, Kabupaten Banjar.  “Semua SKPD sebagai LO untuk pelayanan,” lanjutnya.

Selain itu, peserta dilatih memanfaatkan bank sampah untuk menghasilkan uang. “Kemarin dilombakan juga, nanti ditimbang jadi duit. Dikasih penghargaan, banyak edukasi yang kami terapkan dalam KBN,” tutup Berkatullah.

Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional Tahun 2023 yang berlangsung mulai 10-16 Juli 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi ditutup oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, Kak Hj. Raudatul Jannah di Kiram Park Kabupaten Banjar, Sabtu (15/7/2023) sore.

Pada acara penutupan tersebut, Kak Raudah saat membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Budi Waseso yang menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada semua yang terlibat dalam kegiatan Kemah Bela Negara Tingkat Nasional Tahun 2023 di Kalimantan Selatan.

“Saya sangat bangga dan bahagia, melihat semua pihak yang solid, kompak, proaktif dalam kegiatan ini, terutama adik-adik peserta yang telah menunjukkan semangat bela negara selama berkegiatan berlangsung,” ujar Budi Waseso.

Menurutnya, sebagaimana tema KBN 2023 yakni “Bergerak Membela Negara Kesatuan Republik Indonesia”, adalah tema yang tepat untuk membangkitkan semangat adik-adik Pramuka dari pengaruh budaya asing yang belakangan menginfiltrasi Indonesia melalui berbagai cara belakangan ini.

“Budaya-budaya luar ini dapat mempengaruhi jiwa dan budi pekerti masyarakat Indonesia. Untuk itu, mari kita membela NKRI agar jangan sampai masyarakat, terutama anak-anak muda kita, jatuh ke hal-hal yang menjerumuskan, yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan di berbagai lini kehidupan,” lanjutnya. (Diananta)

Lebih baru Lebih lama
Gub - hari pendidikan
Paman-Birin-Idul-Fitri-Banjarhits
Acil-odah
Iklan

نموذج الاتصال