IMG-20240209-WA0003

Kabupaten Balangan Diusulkan Terima Satyalancana Wira Karya

Kabupaten Balangan diusulkan menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya.

Namun, sebelum diputuskan untuk layak atau tidaknya menerima penghargaan tertinggi dari Presiden tersebut, terlebih dahulu tim penilai dari Pemerintah Pusat berkunjung ke Kabupaten Balangan untuk melakukan penilaian, Kamis (09/03/2023).

Kunjungan tim penilai tersebut dipimpin Kepala Biro Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono, serta tim lain yang datang bersamanya.

Menurut Ludi, verifikasi yang dilakukan tak hanya administrasi saja melainkan uji lapangan, di antaranya melihat langsung sektor pertanian di Kabupaten Balangan salah satunya di Desa Binju Kecamatan Halong dan Kebun Porang di Desa Uyam, Kecamatan Juai.

Dalam tinjauannya di Kabupaten Balangan, Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono berdiskusi langsung dengan para petani terkait bagaimana perkembangan sektor pertanian di Bumi Sanggam.

Jenderal bintang satu ini bertanya tentang program apa saja yang telah mereka rasakan dari pemerintah daerah serta hasil dari program tersebut dan dijawab langsung oleh para petani.

Usai peninjauan tersebut, Brigjen Ludi dan tim penilai juga mendengarkan paparan langsung Bupati Balangan H Abdul Hadi terkait kebijakan dan program yang dibuat untuk membangun sektor pertanian di Kabupaten Balangan.

H Abdul Hadi memaparkan banyak hal tentang program utama dan program pendukung pengelolaan, pengembangan dan pembangunan sektor pertanian di Kabupaten berjuluk Bumi Sanggam ini.

Di antara program yang dipaparkan Bupati adalah program Kredit Daerah Sanggam Babungas (Bausaha Bebas Bunga dan Biaya Administrasi), yang memberikan pinjaman untuk permodalan bagi pelaku usaha termasuk pelaku usaha di sektor pertanian dan perikanan.

Kedua adalah program satu desa satu penyuluh, selain membangun desa juga membangun sumber daya manusia dengan memenuhi jumlah PPL yaitu 1 Desa 1 PPL.

“Di tahun 2022 telah direkrut Tenaga Harian Lepas (THL) yang dibiayai oleh pemerintah daerah sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebanyak 99 orang sehingga terpenuhi 1 Desa dengan 1 penyuluh, total penyuluh di Kabupaten Balangan sebanyak sebanyak 157 orang,” urainya.

Ketiga, lanjut Bupati, program pembangunan 1 desa satu Jalan Usaha Tani (JUT) atau Jalan Produksi dengan target 1 Desa mendapatkan 1 JUT atau 1 Jalan Produksi untuk 157 Desa/Kelurahan di Kabupaten Balangan. 

“Berdasarkan data yang dipaparkan di tahun 2021 terdata 82 paket pekerja JUT, di tahun 2022 160 paket pekerjaan, dan tahun 2023, 194 paket pekerjaan,” terangnya.

Keempat memberikan sarana peningkatan produksi bagi tanaman pangan, Hortikultura dan Perkebunan, yang mana di tahun 2021 hanya memberikan Herbisida 853 Liter, NPK 17.400 kg, Benih Padi 150 Ha, Benih Jagung 300 Ha, Karet 172,5 Ha, Sawit 60,23 Ha. 

“Sedangkan di tahun 2022 meningkat Herbisida menjadi 47.100 liter, NPK menjadi 274.750 Kg, Benih Padi menjadi 200 Ha, dan Benih Jagung menjadi 336,” katanya.

Kelima, memberikan alat dan mesin Pertanian (alsintan). Data tahun 2021 dan 2022 Combine Harvester 3 Unit, Hand Sprayer Elektrik 12.416 Unit, Cultivator 24 Unit, Hand Traktor 19 Unit, Power Thresher 29 Unit, Rice transplanter 14 Unit, Pemotong Rumput 215 Unit, Pompa air 5 Unit.

Kemudian program selanjutnya yaitu membangun prasarana pertanian, dari tahun 2021- 2022, dibangun Embung 3 Unit, Irigasi 3 Unit, Pondok Pertemuan 11 Unit, UPPB 8 Unit, Kandang peternakan 47 Unit.

“Selanjutnya kita juga mendukung Pengendalian Inflasi Daerah, dengan cara memberikan setiap desa dan kecamatan se-kabupaten Balangan 1.000 bibit cabe, 1.000 bibit cabe untuk 6 jajaran Polsek Polres Balangan, memberikan 1.000 cabe untuk 6 Koramil jajaran Kodim 1001 HSU-Balangan. Memberikan 2.000 kg bawang merah untuk 8 BPP se-Kabupaten Balangan serta bantuan pangan untuk 300 orang setiap kecamatan dan bantuan BBM untuk mesin penggiling padi,” papar Bupati Balangan. (Didi Juaidinoor)

Lebih baru Lebih lama

Iklan

نموذج الاتصال