Usai Dilantik, Mus Muliyadi Siapkan Program Pembangunan Desa Tirawan


Tak ingin berlama-lama setelah resmi dilantik, Kepala Desa Tirawan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Mus Muliyadi, menyatakan siap langsung bekerja dengan mengawali pembenahan tata kelola pemerintahan desa dan mempersiapkan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Mus Muliyadi usai mengikuti pelantikan kepala desa terpilih masa bakti 2026–2034 yang dilaksanakan secara serentak di Gedung Paris Barantai, Kotabaru, Selasa malam (20/10/2026).

Bagi Mus Muliyadi, pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa Desa Tirawan menjadi lebih baik. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah mengevaluasi kinerja perangkat desa, staf, hingga kepala dusun sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pembenahan internal pemerintahan desa menjadi fondasi penting sebelum menjalankan berbagai program pembangunan. Administrasi yang tertata, data kependudukan yang akurat, serta sarana dan prasarana pelayanan yang memadai dinilai sangat menentukan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah mengevaluasi kinerja perangkat desa, staf, dan kepala dusun. Tujuannya agar sistem administrasi, data kependudukan, serta sarana dan prasarana pelayanan di Desa Tirawan bisa lebih tertata,” ungkap Mus Muliyadi saat ditemui sejumlah awak media.

Ia menegaskan, pemerintahan desa yang baik harus dimulai dari pembenahan sistem kerja dan peningkatan kualitas pelayanan. Dengan demikian, kebutuhan warga dapat ditangani secara lebih terarah, sementara pelaksanaan program pembangunan memiliki perencanaan yang jelas.

Tak hanya berfokus pada pembenahan birokrasi, Mus Muliyadi juga menyiapkan program prioritas untuk 100 hari pertama masa kepemimpinannya. Salah satu langkah yang direncanakan adalah membentuk tim kerja sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa.

Baginya, pembangunan tidak cukup hanya dirancang oleh pemerintah desa. Aspirasi warga harus menjadi bagian penting dalam setiap proses pengambilan keputusan agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Karena itu, musyawarah akan didorong mulai dari tingkat rukun tetangga (RT), dusun, hingga desa. Melalui mekanisme tersebut, masyarakat diharapkan memiliki ruang untuk menyampaikan usulan, mengidentifikasi persoalan, serta menentukan kebutuhan pembangunan yang perlu diprioritaskan.

Desa Tirawan sendiri memiliki lima RT dan dua dusun dengan jumlah penduduk sekitar 1.100 jiwa. Kondisi tersebut menjadi modal sekaligus tantangan bagi pemerintah desa untuk memastikan pelayanan dapat menjangkau seluruh warga secara merata.

Mus Muliyadi menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kemampuan kepala desa dan perangkatnya, tetapi juga membutuhkan dukungan serta keterlibatan aktif masyarakat.

Namun, ada satu hal yang menurutnya tak kalah penting untuk menjadi perhatian setelah pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades), yakni memulihkan kebersamaan warga yang sempat berbeda pilihan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Desa Tirawan untuk kembali bersatu dan mengesampingkan perbedaan politik yang muncul selama proses Pilkades. Menurutnya, kontestasi telah berakhir dan seluruh warga kini memiliki tujuan yang sama, yaitu mendorong kemajuan desa.

“Setelah ini tidak ada lagi kubu 01 sampai 05. Semua adalah warga Desa Tirawan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kepemimpinan desa harus dijalankan untuk seluruh masyarakat, tanpa membedakan pilihan maupun latar belakang dukungan selama Pilkades.

Dengan semangat kebersamaan, pembenahan pemerintahan, dan penguatan partisipasi warga, Mus Muliyadi berharap Desa Tirawan dapat melangkah menuju pembangunan yang lebih terarah. Tantangan delapan tahun ke depan kini menanti, sementara kepercayaan masyarakat menjadi amanah yang harus dijawab melalui kerja nyata.

Bagi Mus Muliyadi, langkah awal telah ditetapkan. Kini, masyarakat menantikan bagaimana komitmen tersebut diwujudkan dalam pelayanan yang semakin baik dan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Desa Tirawan. (Gusti Mahmuddin Noor)
Lebih baru Lebih lama


Iklan

نموذج الاتصال