Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2026 sekaligus menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah. Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) itu berlangsung di halaman Pasar Limbur Raya, Kamis (22/10/2026) pagi.
Program yang dilaksanakan serentak secara nasional atas instruksi Badan Pangan Nasional tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Kegiatan ini terhubung secara daring melalui Zoom nasional dan dihadiri Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin, AP., M.AP., Kepala DKPP Ir. Sarawani, S.Pi., M.P., perwakilan Bulog, distributor, pelaku usaha, serta ratusan warga.
Sekretaris Daerah Kotabaru, H. Eka Saprudin, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Menurutnya, pengendalian harga pangan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, Bulog, distributor, dan pelaku usaha.
“Sinergi dan kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat. Pengendalian dan stabilitas harga pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kerja sama yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Eka menegaskan, pelaksanaan pasar murah perlu menyesuaikan perkembangan harga bahan pokok di pasaran. Ketika terjadi kenaikan harga, pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah melalui operasi pasar untuk menjaga keterjangkauan pangan.
Ia menjelaskan, fluktuasi harga menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan pelaksanaan kegiatan serupa. Karena itu, pemantauan dan evaluasi harga perlu dilakukan agar intervensi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Pada saat terjadi kenaikan harga, kita harapkan dinas dapat melaksanakan operasi pasar murah sehingga harga bahan pokok di Kabupaten Kotabaru bisa dikendalikan,” katanya.
Ia juga menegaskan, operasi pasar murah tidak hanya dilaksanakan pada momentum Hari Pangan Sedunia, tetapi dapat digelar secara berkelanjutan sesuai situasi dan kondisi harga di pasaran.
Sementara itu, Kepala DKPP Kotabaru, Ir. Sarawani, S.Pi., M.P., berharap Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Harapannya, dari kegiatan pasar murah ini dapat membantu masyarakat,” ujarnya.
Pantauan di lokasi, ratusan warga tampak antusias mendatangi stan-stan pangan murah sejak pagi. Masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Sejumlah komoditas yang disediakan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, serta bahan pangan lainnya.
Pelaksanaan GPM ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, yakni DKPP Kotabaru, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, Bank BPR, Perwira, serta CV Mudahan Bauntung Group Kotabaru.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, akses terhadap pangan terjangkau semakin terbuka, serta gejolak harga bahan pokok dapat diantisipasi melalui langkah pengendalian yang tepat.
Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah melalui kerja sama pemerintah dan pelaku usaha, terutama dalam menjaga keseimbangan pasokan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. (Gusti Mahmuddin Noor)

