Peluncuran program Sekolah Rakyat oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Balai Besar Pendidikan, Pelatihan, dan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional IV Kalimantan, Senin (12/1/2026), menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Kalimantan Selatan.
Agenda kenegaraan tersebut sekaligus menandai kehadiran langsung kepala negara di Kota Banjarbaru.
Sejak pagi hari, suasana Banjarbaru tampak lebih semarak. Sejumlah ruas jalan utama dipadati warga yang ingin menyaksikan iring-iringan kendaraan presiden. Anak-anak sekolah, orang tua, hingga warga lanjut usia berdiri rapi di pinggir jalan, melambaikan tangan sambil mengabadikan momen langka tersebut.
Sesekali terdengar teriakan spontan, “Pak Prabowo!”, disambut senyum dan antusiasme warga yang menanti presiden melintas. Kehadiran Presiden Prabowo tidak hanya dipandang sebagai kunjungan kerja, tetapi juga sebagai simbol perhatian pemerintah pusat terhadap daerah.
“Jarang-jarang presiden datang langsung ke sini. Kami senang sekali, rasanya Banjarbaru benar-benar diperhatikan,” ujar seorang warga di lokasi kedatangan Presiden Prabowo.
Di balik antusiasme masyarakat, petugas keamanan, relawan, serta panitia bekerja sigap memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar. Sinergi berbagai pihak pemerintah, dunia pendidikan, pelaku sosial, dan masyarakat terlihat menyatu dalam suasana kebersamaan.
Peluncuran Sekolah Rakyat di BBPPKS Regional IV Kalimantan diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas dan inklusif. Program ini juga menegaskan bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi dapat tumbuh dari lingkungan sosial dan kepedulian bersama.
Pada hari itu, Banjarbaru tidak sekadar menjadi lokasi acara kenegaraan. Kota ini menjadi saksi hadirnya harapan baru bagi masyarakat, terutama dalam mewujudkan masa depan pendidikan yang lebih baik dan merata.

