Pemerintah Kecamatan Awayan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa melalui Inovasi Pendampingan Rutin (PERUT).
Inovasi ini difokuskan pada pembinaan dan pendampingan administrasi pemerintahan desa agar berjalan tertib sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Awayan, Hafizi, selaku inovator PERUT, menyampaikan pada 2026 lokus pelaksanaan inovasi tersebut difokuskan pada tiga desa, yakni Desa Putat Basiun, Muara Jaya, dan Pematang.
"Inovasi ini memberikan manfaat berupa penyampaian informasi secara langsung terkait permasalahan administrasi pemerintahan desa serta berkontribusi dalam mewujudkan administrasi desa yang baik dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," ujar Hafizi, Selasa (13/1/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Awayan, Murdiansyah, mengatakan ketiga desa tersebut menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan pendampingan rutin. Ia menargetkan adanya peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur desa hingga 80 persen melalui kegiatan sosialisasi, supervisi, dan asistensi yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Target capaian kami adalah peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pendampingan yang terarah dan berkelanjutan, sehingga tata kelola pemerintahan desa dapat berjalan lebih baik," jelasnya.
Murdiansyah berharap pendampingan ini mampu meningkatkan kemampuan aparatur desa dalam mengidentifikasi potensi desa, mengelola administrasi pemerintahan desa, serta mengisi aplikasi Prodeskel dan data desa secara tepat dan akurat.
Sementara itu, Kepala Desa Putat Basiun, Hurhani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas ditetapkannya Desa Putat Basiun sebagai salah satu lokus implementasi inovasi PERUT.
"Kegiatan ini sangat membantu aparatur desa dalam meningkatkan pemahaman administrasi pemerintahan desa serta kapasitas SDM agar lebih profesional dan tertib sesuai aturan," ungkap Hurhani.
Ia berharap melalui pendampingan rutin ini, Desa Putat Basiun dapat semakin baik dalam pengelolaan administrasi dan penyediaan data desa yang akurat guna mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. (MC Balangan/Didi Juaidinoor)

