IMG-20240209-WA0003

Puncak HUT ke-64 Barito Kuala Diundur Tanggal 15 Januari 2024

Penjabat Bupati Barito Kuala, Mujiyat, mengatakan puncak peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Barito Kuala akan digelar pada 15 Januari 2024. Ia memohon maaf atas pengunduran jadwal puncak peringatan Hari Jadi ke-64 Kabupaten Barito Kuala ini karena bersamaan menunaikan ibadah umrah.

Mujiyat akan bertolak umrah ke tanah suci pada 2 Januari 2024, setelah sebelumnya dijadwalkan oleh pihak travel penyelenggara umrah pada 25 Desember 2023. Ia sudah berkonsultasi dengan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor ihwal pengunduran jadwal puncak peringatan HUT Barito Kuala yang biasanya pada 4 Januari setiap tahun.

"Mohon maaf diundur tanggal 15 Januari 2024," kata Mujiyat didampingi Sekda Barito Kuala Zulkifli Yadi Noor dan Wakil Ketua DPRD Barito Kuala Hj. Arpah, saat jumpa pers HUT ke-64 Kabupaten Barito Kuala di Aula Selidah, Senin (11/12/2023).

Mujiyat menjelaskan ada empat persoalan penting selama ia mengisi posisi penjabat Bupati Barito Kuala satu tahun terakhir. Pertama, Batola mendapat penugasan merealisasikan target lumbung pangan pada 2024. Kementerian Pertanian menetapkan optimalisasi 200 ribu hektare lahan rawa di Kalsel untuk menopang swasembada pangan nasional.

Adapun di Barito Kuala, kata Mujiyat, diharapkan menyiapkan 90 ribu hektare lahan. Pihaknya sudah menyiapkan 75 ribu hektare lahan pertanian untuk mendukung swasembada pangan dan lumbung pangan.

Persoalan kedua, penurunan angka Stunting di Barito Kuala mencapai 14 persen atau di atas rata-rata nasional 10 persen. Persoalan ketiga, menekan kemiskinan di pelosok desa. Mujiyat sudah menerima komitmen bantuan untuk menekan kemiskinan lewat program bedah rumah pada 2024.

Selain alokasi dana Pemkab Barito Kuala, bantuan bedah rumah berasal dari Kementerian PUPR, Pemprov Kalimantan Selatan, Polres Barito Kuala, dan Kodim Marabahan. Menurut dia, Menteri PUPR menyiapkan dana bantuan Rp 5 miliar untuk mendukung program ini.

"Dibantu provinsi 75 unit, polres 10, kodim 10, dan Pemkab Batola menyiapkan 48 unit," kata Mujiyat.

Persoalan keempat, pembangunan infrastruktur untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dan UMKM di Barito Kuala. Mujiyat mengajak semua pihak saling bersinergi mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Barito Kuala.

Jumpa pers berlangsung dinamis karena audiens aktif mempertanyakan sejumlah program ke Mujiyat, mulai persoalan beasiswa, pertanian, dan kepemudaan.

Kepala Diskominfo Batola, Hery Sasmita, membuka agenda tahunan ini. Konferensi pers dihadiri oleh pejabat SKPD Pemkab Batola, Forkopimda Batola, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan di Batola, dan wartawan media yang bekerja sama bareng Diskominfo Batola. 
Lebih baru Lebih lama

Iklan

نموذج الاتصال