Harapan untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak menjadi impian Ragil Putra Pratama (14), anak yatim asal Desa Pematang Ulin, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu.
Setelah rumah peninggalan almarhum ayahnya hangus dilalap api, Ragil kini harus menumpang tinggal di rumah pamannya.
Di tengah cobaan tersebut, kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu dan teman-teman sekolahnya melalui bantuan sembako menjadi penguat bagi Ragil untuk menghadapi keadaan.
Bantuan berupa sembako tersebut diserahkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu bersama teman-teman sekolah Ragil dari SMP Negeri 2 Desa Rejowinangun, didampingi salah seorang guru kelasnya, Siti Kharuroh.
Ragil mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepadanya setelah rumah yang selama ini ditempatinya mengalami kebakaran.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman satu sekolah saya dan Pemerintah Daerah Tanah Bumbu yang telah memberikan bantuan kepada saya. Semoga pemerintah daerah, khususnya Bupati Tanah Bumbu,.bisa kembali memberikan bantuan bedah rumah, sehingga rumah peninggalan almarhum ayah saya kembali bisa saya tempati," ujar Ragil.
Di balik rasa syukurnya, Ragil masih menyimpan harapan besar agar rumah peninggalan ayahnya dapat kembali dibangun sehingga dirinya memiliki tempat tinggal yang layak.
Untuk sementara waktu, Ragil mengaku akan tinggal dan tidur di rumah pamannya karena kondisi rumahnya sudah tidak memungkinkan lagi untuk ditempati akibat kebakaran tersebut.
Sebelumnya, musibah kebakaran melanda rumah milik Ragil pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 06.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan hampir seluruh isi rumah serta sebagian atap bangunan.
Sejumlah barang berharga milik Ragil, termasuk pakaian dan perlengkapan sekolah, turut habis dilalap api.
Kepala Desa Pematang Ulin, Ahmad Wardoyo, didampingi Ketua RT 01, Tri Haryadi, menjelaskan bahwa Ragil merupakan anak yatim yang ditinggal meninggal dunia oleh ayahnya.
Sementara ibunya saat ini berada di Kabupaten Kotabaru.
Selama ini, Ragil tinggal seorang diri di rumah peninggalan ayahnya tersebut.
Wardoyo menuturkan, saat kebakaran terjadi, Ragil sedang tidak berada di rumah karena bekerja menyadap pohon karet milik ayahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu, Liana Hamita, yang menerima informasi mengenai musibah tersebut, langsung merespons dengan menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan pendataan terhadap kondisi korban.
"Silakan kirim kartu keluarga dan KTP-nya. Saya akan mengirim tim ke sana untuk melakukan pendataan," ujar Lia.
Kini, setelah menerima bantuan awal berupa sembako, harapan Ragil tertuju pada perhatian pemerintah daerah agar rumah peninggalan ayahnya dapat kembali dibangun.
Bagi Ragil, rumah tersebut bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga satu-satunya peninggalan sang ayah yang ingin kembali ditempatinya. (Gunawan)

