Promosi Wisata Alam Kotabaru Melalui Trail Run Sebatung

Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus mendorong promosi wisata alam melalui kegiatan olahraga. Salah satunya Trail Run Tahura Sebatung 2026 yang digelar di kawasan wisata Bukit Mamake–Bapake dan Taman Hutan Raya (Tahura) Sebatung, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta tersebut dilepas Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Akhmad Rajudinoor, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru, H. Mohammad Adi Noryanto, S.T., M.T., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Trail run ini tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan petualangan, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi wisata alam Kotabaru sekaligus meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya pelestarian kawasan konservasi.

Para peserta menempuh lintasan sepanjang lima kilometer yang melewati kawasan perbukitan, termasuk Gunung Sasapit dan sejumlah jalur alam lainnya. Sepanjang perjalanan, peserta disuguhkan suasana alam terbuka dengan karakter lintasan yang menantang.

Sekretaris DLH Kotabaru, H. Mohammad Adi Noryanto, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mempromosikan kawasan wisata Bukit Mamake sekaligus memperkenalkan Tahura Sebatung yang dikelola Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

“Tujuan dari pelaksanaan ini adalah sekaligus untuk mempromosikan objek wisata Mamake dan tentu saja memperkenalkan hutan Tahura kita yang ada di Kabupaten Kotabaru,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi kegiatan.

Menurutnya, pemilihan kawasan Mamake dan Tahura Sebatung menjadi kesempatan untuk memperluas pengenalan destinasi wisata unggulan Kotabaru kepada masyarakat. Terlebih, kegiatan tersebut juga diikuti peserta dari luar daerah, termasuk Kabupaten Tanah Bumbu dan sejumlah peserta dari luar Provinsi Kalimantan Selatan.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan dapat memperluas promosi wisata Kotabaru melalui pengalaman langsung menikmati keindahan alam yang dimiliki daerah berjuluk Bumi Saijaan tersebut.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap destinasi wisata alam Kotabaru semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar provinsi.

Selain mendukung promosi pariwisata, kegiatan trail run juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui meningkatnya aktivitas kunjungan dan peluang usaha lokal.

Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan di kawasan Tahura Sebatung menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bahwa pengembangan wisata harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Tahura Sebatung memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam, olahraga, dan petualangan. Dengan promosi yang berkelanjutan serta pengelolaan yang memperhatikan prinsip konservasi, kawasan ini diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Kabupaten Kotabaru.

Pemerintah Kabupaten Kotabaru pun terus mendorong pengenalan potensi alam daerah melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara aktif, sekaligus mengajak pengunjung menikmati wisata dengan tetap menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan.

Rangkaian kegiatan Trail Run Tahura Sebatung 2026 ditutup dengan pembagian hadiah doorprize kepada peserta yang beruntung. Pemenang ditentukan melalui pengundian nomor dada peserta. (Gusti Mahmuddin Noor)

Lebih baru Lebih lama


Iklan

نموذج الاتصال