Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang amanah, pelayanan publik yang berkualitas, serta semangat persatuan dan gotong royong dalam mendorong kemajuan desa. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan 41 kepala desa terpilih masa bakti 2026–2034 hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026, Selasa malam (20/10/2026).
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos., itu menjadi momentum penting bagi keberlanjutan pemerintahan desa sekaligus awal pengabdian para kepala desa terpilih dalam menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Kehadiran Ketua DPRD Kotabaru dalam agenda tersebut juga mencerminkan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan pemerintah desa untuk mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dari 41 kepala desa yang dilantik, sebanyak 14 orang merupakan petahana yang kembali dipercaya masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinan, sedangkan 27 lainnya merupakan kepala desa baru. Perpaduan pengalaman dan semangat baru ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Kotabaru.
Saat ditemui awak media, Hj. Suwanti menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh kepala desa yang telah resmi dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan masyarakat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, keikhlasan, dan dedikasi.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada kepala desa yang hari ini dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, keikhlasan, dan dedikasi untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Suwanti, pelantikan bukan sekadar seremoni pengukuhan jabatan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memimpin, melayani, dan membawa perubahan positif bagi masyarakat. Kepala desa dituntut mampu menjadikan desa sebagai lingkungan yang semakin maju, mandiri, sejahtera, aman, dan harmonis.
Ia menilai, posisi kepala desa sangat strategis karena menjadi bagian dari pemerintahan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Kedekatan tersebut harus menjadi kekuatan untuk memahami persoalan warga, menyerap aspirasi, serta menghadirkan program pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat.
Karena itu, Suwanti mengingatkan agar kepala desa tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga mengedepankan keterbukaan dan komunikasi dengan masyarakat. Sikap terbuka terhadap kritik dan saran dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mencegah munculnya persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Saya berharap kepala desa yang dilantik dapat menjadi pemimpin yang dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap kritik dan saran, serta mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan,” tuturnya.
Selain menekankan tanggung jawab kepala desa, Ketua DPRD Kotabaru tersebut turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan di desa masing-masing.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dibebankan hanya kepada kepala desa beserta perangkatnya. Dukungan masyarakat, partisipasi warga, serta keterlibatan berbagai unsur menjadi faktor penting dalam menciptakan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan agar perbedaan pilihan yang mungkin terjadi selama Pilkades tidak berlanjut menjadi perpecahan di tengah masyarakat. Setelah proses demokrasi selesai, seluruh elemen masyarakat diharapkan kembali bersatu dan memberikan dukungan demi kepentingan bersama.
“Kepada seluruh masyarakat, marilah kita bersama-sama mendukung pemerintahan desa. Pembangunan tidak akan berjalan dengan baik tanpa kerja sama, persatuan, dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat. Tinggalkan perbedaan yang mungkin pernah ada dan bersama-sama melangkah menuju masa depan desa yang lebih baik,” pesannya.
Suwanti berharap seluruh kepala desa mampu menjalankan roda pemerintahan secara bertanggung jawab, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta menjaga keharmonisan di wilayah masing-masing. Dengan kepemimpinan yang mengedepankan pelayanan dan kebersamaan, desa diharapkan semakin mampu mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warganya.
Ia juga mendoakan agar seluruh kepala desa senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dan petunjuk oleh Allah SWT dalam menjalankan amanah serta pengabdian kepada masyarakat.
Pelantikan 41 kepala desa tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H.; Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos.; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); Sekretaris Daerah Kotabaru H. Eka Saprudin, AP., M.AP.; para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta tamu undangan lainnya. (Gusti Mahmuddin Noor)

