Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat terus diwujudkan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 884/Si melalui kegiatan serbuan teritorial.
Kali ini, personel TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan aksi gotong royong membersihkan lingkungan di Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Jumat 30 Oktober 2026
Kegiatan yang menyasar kawasan permukiman warga tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Yonif TP 884/Si yang dilaksanakan setiap hari Jumat.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat melalui kerja nyata dan semangat kebersamaan.
Komandan Yonif TP 884/Si, Letkol Inf Priya Firmansyah, S.E., M.M., M.Tr. (Mil), melalui Komandan Kompi Bantuan, Letda Inf Eko Wahyuono, menjelaskan bahwa serbuan teritorial merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan secara bergiliran di beberapa desa di wilayah Kabupaten Kotabaru.
Menurutnya, lokasi kegiatan setiap pekan berpindah-pindah sesuai jadwal yang telah disusun oleh staf intelijen yang juga membidangi fungsi teritorial.
"Setiap hari Jumat kami melaksanakan kegiatan serbuan teritorial. Lokasinya berpindah-pindah sesuai jadwal yang sudah dibuat. Sebelumnya kami melaksanakan kegiatan di Desa Semayap, sedangkan hari ini sasarannya di Desa Hilir Muara," jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI bersama aparat desa dan warga bergotong royong membersihkan saluran air, memungut sampah yang menumpuk, serta merapikan lingkungan di sepanjang jalan permukiman.
Sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya diarahkan ke titik pembuangan akhir dan langsung diangkut menggunakan armada pengangkut sampah yang disiapkan pemerintah desa bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru.
Eko menegaskan, sasaran utama kegiatan tersebut bukan semata-mata membersihkan lingkungan, melainkan juga membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat agar kebersihan menjadi tanggung jawab bersama.
"Kami senantiasa berupaya merangkul masyarakat agar bisa bersinergi dan bersama-sama melaksanakan gotong royong. Harapannya, lingkungan menjadi lebih sehat, bersih, asri, dan nyaman," ungkapnya.
Biasanya, kegiatan serbuan teritorial melibatkan sekitar 50 personel. Namun, pada pelaksanaan kali ini sebanyak 30 prajurit diterjunkan karena sebagian personel lainnya bersamaan mengikuti kegiatan penanaman pohon.
Sementara itu, Kepala Desa Hilir Muara, Usman Pahero, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Yonif TP 884/Si yang telah berpartisipasi langsung dalam kegiatan kerja bakti bersama aparat desa dan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran personel TNI memberikan semangat tersendiri bagi warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
"Kami atas nama pemerintah desa, mulai dari kepala desa, perangkat, kepala dusun hingga seluruh ketua RT, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Yonif 884 yang hari ini telah melaksanakan kerja bakti bersama masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan gotong royong tersebut melibatkan aparat desa dan ketua RT, khususnya di wilayah RT 4, 5, 6, 7, 8 hingga RT 10. Pelaksanaannya dibagi menjadi dua kelompok agar pembersihan dapat menjangkau lebih banyak kawasan permukiman.
Usman mengungkapkan, kerja bakti kali ini juga menjadi bagian dari persiapan Desa Hilir Muara menghadapi lomba pos keamanan lingkungan (pos kamling) tingkat Kabupaten Kotabaru yang dijadwalkan dalam waktu dekat.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian tersebut adalah bagaimana masyarakat mampu menjaga kebersihan lingkungan, keamanan, serta ketertiban wilayah.
"Kami berharap semangat yang dibangun melalui kegiatan hari ini terus berlanjut. Bukan hanya ketika ada kegiatan bersama TNI, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan," katanya.
Ia menambahkan, kondisi Desa Hilir Muara yang memiliki sejumlah kawasan dengan tingkat kerawanan tertentu membutuhkan perhatian bersama, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Karena itu, sinergi antara TNI, Babinsa, Polri melalui Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Usman juga mengapresiasi dukungan armada pengangkut sampah dari pemerintah desa dan DLH Kotabaru yang membantu mempercepat proses pembersihan sehingga sampah tidak kembali menumpuk di sepanjang jalan.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah desa berharap budaya gotong royong semakin tumbuh dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan terus meningkat.
Sebab, lingkungan yang bersih tidak hanya menciptakan kawasan permukiman yang sehat dan indah dipandang, tetapi juga menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun desa yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Serbuan teritorial Yonif TP 884/Si pun menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial, pengabdian, serta kerja bersama dalam menjawab kebutuhan lingkungan masyarakat. (Gusti Mahmuddin Noor)

