Anggota Komisi III DPRD Kotabaru Kirim Bantuan Air Bersih


Di tengah musim kemarau yang menyulitkan masyarakat memperoleh air bersih, kepedulian terhadap sesama menjadi harapan bagi warga yang membutuhkan. 

Hal itu ditunjukkan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotabaru, Haji Abdul Kadir, dengan menyalurkan bantuan air bersih menggunakan dana pribadi kepada masyarakat RT 4, Desa Tirawan, Kecamatan Pulau Laut Sigam.

Aksi sosial tersebut telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Bantuan diberikan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari ketika akses terhadap sumber air semakin terbatas akibat musim kemarau.

Bagi masyarakat, air bersih bukan sekadar kebutuhan pelengkap, melainkan kebutuhan dasar yang menentukan kelancaran aktivitas rumah tangga. Mulai dari memasak, minum, mandi, mencuci hingga menjaga kebersihan lingkungan, semuanya bergantung pada ketersediaan air yang memadai.

Ketika pasokan air sulit diperoleh, warga harus berupaya lebih keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dalam situasi seperti itu, bantuan air bersih menjadi sangat berarti karena dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu mereka melewati masa sulit.

Menariknya, bantuan yang disalurkan Abdul Kadir tidak hanya dinikmati warga RT 4 Desa Tirawan. Masyarakat dari desa tetangga juga berdatangan untuk mendapatkan air bersih. Mereka rela mengantre demi membawa pulang air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing.

Antusiasme warga tersebut menggambarkan bahwa persoalan air bersih tidak hanya dirasakan oleh satu lingkungan. Kebutuhan yang sama juga dihadapi masyarakat di wilayah sekitar yang turut merasakan dampak musim kemarau.

Bantuan yang semula ditujukan bagi warga setempat akhirnya menjadi sumber pertolongan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan serupa. Di tengah keterbatasan pasokan, setiap bantuan air yang diterima memberikan kesempatan bagi keluarga untuk tetap memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Salah seorang warga mengaku senang mendapatkan bantuan tersebut. Menurutnya, air bersih yang disalurkan sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika masyarakat mengalami kesulitan memperoleh pasokan air.

Kebahagiaan sederhana itu memperlihatkan besarnya arti bantuan yang diberikan secara langsung. Bagi warga yang membutuhkan, ketersediaan air bersih dapat mengurangi kesulitan sekaligus membantu menjaga kesehatan dan kebersihan keluarga.

Kepala Desa Tirawan, Mus Muliyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Abdul Kadir atas kepeduliannya membantu masyarakat di tengah musim kemarau.

“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Haji Abdul Kadir yang telah memberikan bantuan air bersih di wilayah Desa Tirawan,” ujar Mus Muliyadi.

Meski demikian, ia berharap penyaluran bantuan tersebut dapat diperluas agar menjangkau lebih banyak warga yang mengalami kesulitan air bersih.

Menurut Mus, kebutuhan air bersih tidak hanya dirasakan masyarakat di RT 4. Warga di RT 1, RT 2, dan RT 3 juga diharapkan bisa memperoleh bantuan serupa sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih merata.

“Kami berharap kalau bisa bantuan air bersih ini tidak hanya untuk RT 4, tetapi juga menjangkau RT 1, 2, dan 3 agar masyarakat di wilayah tersebut bisa ikut mendapatkannya,” harapnya.

Permintaan tersebut menjadi gambaran bahwa kebutuhan air bersih masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Bantuan yang telah berjalan dinilai memberikan manfaat, tetapi cakupan penyalurannya diharapkan dapat menjangkau lebih banyak keluarga.

Langkah Abdul Kadir menggunakan dana pribadi untuk membantu warga selama kurang lebih satu bulan menjadi bentuk kepedulian sosial terhadap kebutuhan mendasar masyarakat. Di sisi lain, harapan pemerintah desa menunjukkan pentingnya upaya bersama agar bantuan dapat menjangkau warga yang lebih luas.

Ke depan, persoalan air bersih membutuhkan perhatian berkelanjutan, baik melalui bantuan darurat selama musim kemarau maupun upaya memperkuat akses terhadap sumber air yang memadai.

Sebab, ketika kemarau membuat air semakin sulit diperoleh, kepedulian dan gotong royong menjadi penopang bagi masyarakat. Bantuan yang diberikan mungkin sederhana, tetapi manfaatnya terasa langsung bagi keluarga yang membutuhkan.

Bagi warga Tirawan, setiap bantuan air bersih bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan hari ini, melainkan juga tentang harapan agar seluruh masyarakat dapat memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar tersebut secara lebih merata. (Gusti Mahmuddin Noor)
Lebih baru Lebih lama


Iklan

نموذج الاتصال