Pemkab Kotabaru Serap Aspirasi Warga dan Salurkan Bantuan di Mekarpura

Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Musamahah, Desa Mekarpura, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Sabtu (7/3/2026).

Kedatangan Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., bersama rombongan disambut hangat oleh masyarakat setempat. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan pemerintah daerah yang tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Safari Ramadhan yang dilaksanakan pemerintah daerah merupakan agenda rutin tahunan. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menerima aspirasi masyarakat serta momentum berbagi melalui berbagai bantuan sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, khususnya terkait kondisi infrastruktur di Kecamatan Pulau Laut Tengah, akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana kerja Pemerintah Kabupaten Kotabaru ke depan dan diselaraskan dengan visi dan misi pembangunan daerah.

Selain itu, Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah direalisasikan pemerintah daerah, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Di bidang pendidikan pada tahun 2025, pemerintah daerah telah merealisasikan bantuan sarana pendidikan bagi peserta didik mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP di seluruh Kabupaten Kotabaru,” jelasnya.

Ia juga menyoroti potensi strategis Pulau Laut Tengah sebagai gerbang menuju Kabupaten Kotabaru. Menurutnya, wilayah tersebut akan semakin berkembang ketika pembangunan jembatan penghubung antara daratan Kalimantan dan Pulau Laut selesai.

“Insyaallah dengan target tahun 2028 atau 2029 jembatan ini sudah bisa digunakan. Dampaknya akan sangat besar, terutama terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah ini,” ungkapnya.

Syairi Mukhlis meyakini keberadaan jembatan tersebut nantinya akan mendorong Kabupaten Kotabaru, khususnya Pulau Laut, menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Selatan. Hal itu didukung oleh kekayaan alam yang dimiliki Kotabaru, mulai dari wisata bahari, pegunungan, hingga wisata alam lainnya.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga tengah fokus pada peningkatan penerangan jalan umum (PJU) di seluruh desa.

“Bupati Kotabaru menginginkan seluruh desa di Kotabaru memiliki jalan yang terang pada malam hari. Untuk itu, pada tahun 2026 telah dialokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar, dan tahun 2027 direncanakan kembali Rp15 miliar untuk pemasangan PJU di seluruh wilayah Kotabaru,” paparnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati juga menyampaikan pesan Bupati Kotabaru kepada para camat agar terus berkoordinasi dengan perangkat kecamatan dan para kepala desa dalam menjaga kondusivitas wilayah, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Plt Camat Pulau Laut Tengah, Chrisna Effendi, S.Sos., menjelaskan bahwa Kecamatan Pulau Laut Tengah memiliki tujuh desa, dan seluruh kepala desa turut hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru melalui visi “Kotabaru Hebat”, yang dinilai telah membawa berbagai program pembangunan ke wilayahnya.

“Beberapa pembangunan yang telah dirasakan masyarakat antara lain pembangunan dapur makanan bergizi gratis serta pemasangan penerangan jalan umum dari Kotabaru hingga Tanjung Serdang,” jelasnya.

Chrisna juga menyampaikan perkembangan pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut dengan daratan Kalimantan. Berdasarkan surat dari Kementerian Pekerjaan Umum, proyek tersebut dijadwalkan dikerjakan mulai 22 Desember 2025 hingga 31 Desember 2028 dengan nilai kontrak sekitar Rp3 triliun.

“Ini merupakan wujud komitmen Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru dalam memperjuangkan pembangunan jembatan penghubung Pulau Laut dengan daratan Kalimantan sehingga pemerintah pusat mengalokasikan anggaran untuk penyelesaiannya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati bersama Sekretaris Daerah juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi insentif bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Riyadhul Ulum Desa Mekarpura dari Bagian Kesra, bantuan usaha ekonomi produktif dari Dinas Sosial, serta paket kesehatan dari Puskesmas Mekarpura untuk balita, remaja putri, dan ibu hamil.

Selain itu, Dinas Perumahan dan Permukiman memberikan bantuan rehabilitasi rumah, sementara PDAM Kotabaru turut menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap dapat terus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong sinergi dalam pembangunan desa secara berkelanjutan. (Gusti Mahmuddin Noor)

Lebih baru Lebih lama



HUT GUB KALSEL
Iklan

نموذج الاتصال