Kondisi jalan nasional yang rusak dan berlubang di Kabupaten Balangan mendapat perhatian serius dari Komisi III DPRD Balangan. Mereka meminta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan segera melakukan perbaikan demi keselamatan pengguna jalan.
Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Anshari, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan mendatangi langsung BPJN Kalsel.
“Keluhan masyarakat terkait jalan berlubang kami sampaikan langsung ke BPJN Kalsel agar bisa segera ditangani,” kata Hafis di Banjarmasin, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, selain menyampaikan aspirasi, pertemuan tersebut juga menjadi ajang koordinasi agar penanganan infrastruktur jalan di Balangan dapat berjalan lebih optimal. Salah satu titik yang disorot berada di wilayah Rica, Kecamatan Paringin, yang sering menimbulkan kecelakaan akibat kondisi jalan rusak.
Politisi PKS itu juga menilai perlunya pembangunan drainase di sekitar ruas jalan bermasalah. Genangan air yang kerap terjadi disebut menjadi faktor utama penyebab munculnya lubang di badan jalan.
Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Balangan Dimas Febriyandie menambahkan bahwa upaya perbaikan jalan juga telah diusulkan sebelumnya kepada Dinas PUPR Kalsel bersama Dinas PUPRP Balangan. “Kami berharap perbaikan sejumlah ruas, termasuk Juai–Halong, dapat segera direalisasikan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasatker P2JN BPJN Kalsel Hengki Hernawan menjelaskan bahwa secara umum kondisi jalan nasional di Kalimantan Selatan sudah dalam kategori baik. “Pada tahun lalu, kondisi jalan baik dan sedang mencapai 97,52 persen. Sisanya sekitar 2,48 persen masih dalam kondisi rusak, termasuk di Balangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahun ini BPJN Kalsel menargetkan kondisi jalan mantap di Kalimantan Selatan bisa melampaui 98 persen. Untuk Kabupaten Balangan sendiri, saat ini terdapat tiga ruas jalan yang sedang diperbaiki, yakni Hamparaya–Mantimin, Mantimin–Paringin, dan Paringin–Padang Panjang, dengan target penyelesaian H-10 Lebaran. (Didi Juaidinoor)

