Polsek Pulau Sembilan mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh nelayan di wilayah hukumnya untuk tidak melaut sementara waktu, menyusul adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat membahayakan keselamatan di laut.
Kapolsek Pulau Sembilan, IPTU Agus Riyanto, mengatakan langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini terhadap kondisi cuaca yang tidak bersahabat di perairan Marabatuan dan Pulau Sembilan. Berdasarkan pantauan terbaru, terdapat potensi angin kencang dan gelombang tinggi yang dapat mengancam keselamatan para nelayan.
“Kami tidak ingin mengambil risiko. Keselamatan nyawa adalah yang utama. Hasil tangkapan yang melimpah tidak ada artinya jika nyawa menjadi taruhannya,” tegas IPTU Agus Riyanto dalam keterangan resminya, Rabu (12/11/2025).
Dalam himbauan yang dikeluarkan, Polsek Pulau Sembilan menekankan tiga poin utama :
1. Hentikan sementara aktivitas melaut ketika terjadi gelombang tinggi dan angin kencang.
2. Tunda semua rencana pelayaran hingga kondisi laut benar-benar dinyatakan aman.
3. Utamakan keselamatan jiwa dengan tetap berada di darat selama cuaca tidak bersahabat.
Kapolsek juga meminta para nelayan agar saling mengingatkan dan menyebarkan informasi ini kepada rekan-rekan sesama nelayan. Masyarakat diminta turut melaporkan kondisi cuaca dan laut terkini kepada aparat kepolisian setempat untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut.
“Situasi cuaca saat ini perlu diwaspadai bersama. Kami berharap seluruh masyarakat pesisir dapat bekerja sama demi keselamatan bersama,” tambah Kapolsek.
Imbauan ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Pulau Sembilan dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang rawan terhadap perubahan kondisi cuaca ekstrem. (Gusti Mahmuddin Noor)

