Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat penanganan sistem drainase lingkungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan dan mengantisipasi persoalan genangan.
Memasuki anggaran perubahan tahun 2026, Dinas PUPR Kota Banjarmasin kembali menambah sejumlah pekerjaan drainase di beberapa lokasi. Dua di antaranya berada di Gang Hamhas, Jalan Sultan Adam, serta kawasan Jalan Simpang Anem.
Kabid Drainase Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Herwita, mengatakan penambahan dua pekerjaan tersebut membuat total panjang drainase yang dikerjakan sepanjang tahun ini mencapai sekitar 2,3 kilometer.
“Untuk anggaran perubahan ini ada tambahan dua drainase lingkungan, yaitu di Gang Hamhas Jalan Sultan Adam dan di Jalan Simpang Anem. Jadi total panjang drainase yang kita kerjakan tahun ini sekitar 2,3 kilometer,” ujar Herwita.
Menurutnya, proses pengadaan untuk pekerjaan tambahan tersebut mulai memasuki tahapan pelaksanaan. Dalam pekan ini, proses tender maupun pekerjaan melalui mekanisme pengadaan langsung (PL) mulai dilakukan sesuai dengan ketentuan masing-masing paket pekerjaan.
Selain pembangunan drainase baru, Dinas PUPR juga menyiapkan paket rehabilitasi berupa coating pada sejumlah titik drainase yang membutuhkan penanganan.
“Selain pembangunan drainase, ada juga paket rehab coating di beberapa titik drainase,” jelasnya.
Herwita menyebutkan, secara keseluruhan anggaran perubahan yang dialokasikan untuk pengerjaan drainase tahun ini berada di kisaran Rp900 juta.
Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung penambahan jaringan drainase lingkungan sekaligus memperbaiki kondisi drainase yang sudah ada di sejumlah lokasi.
PUPR Banjarmasin menargetkan seluruh pekerjaan yang masuk dalam anggaran perubahan tersebut dapat diselesaikan sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026.
“Kita optimistis pengerjaannya bisa selesai sebelum tutup akhir tahun,” kata Herwita.
Penambahan jaringan drainase tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar aliran air dan mengurangi potensi terjadinya genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi.
Dengan total pengerjaan sekitar 2,3 kilometer pada tahun ini, Pemko Banjarmasin melalui Dinas PUPR terus melakukan pembenahan infrastruktur drainase secara bertahap, menyesuaikan kebutuhan dan kondisi kawasan permukiman di berbagai wilayah kota. (Zahidi)

