DPRD Balangan Dorong Pembentukan Satgas Pasar Paringin

DPRD Kabupaten Balangan memberikan perhatian serius atas persoalan sepinya pengunjung Pasar Paringin.

Salah satu langkah yang didorong melalui Rapat Dengar Pendapat Umum bersama pedagang dan pemerintah daerah yakni pembentukan Satuan Tugas khusus.

Langkah ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Balangan, Muhammad Rizkan, didampingi Wakil Ketua II Saiful Arif. Pertemuan tersebut dihadiri jajaran anggota DPRD, pemerintah daerah, pengurus pasar, hingga perwakilan pedagang.

Dalam pertemuan tersebut, para pedagang menyampaikan sejumlah persoalan yang memengaruhi aktivitas perdagangan di Pasar Paringin. Salah satu poin utama yang disoroti adalah perbedaan fungsi dan ketentuan komoditas antara Pasar Paringin dengan Pasar Modern Adaro.

Pedagang mengeluhkan pembatasan komoditas seperti ikan dan sayuran di Pasar Paringin, padahal bahan tersebut bebas diperjualbelikan di Pasar Modern Adaro. Selain itu, masalah retribusi parkir di Pasar Paringin turut dinilai memberatkan dibanding Pasar Modern Adaro yang bebas retribusi.

Wakil Ketua I DPRD Balangan, Muhammad Rizkan, menegaskan bahwa penanganan Pasar Paringin membutuhkan kajian mendalam secara khusus. Pembentukan Satgas diharapkan mampu menginventarisasi masalah serta merumuskan solusi konkret bagi pemerintah daerah.

"Seperti permasalahan BBM, kita bentuk Satgas untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Pasar Paringin. Kita berharap pembentukan Satgas ini menghasilkan solusi yang membantu pedagang di kedua pasar," ujar Rizkan.

Pemerintah Kabupaten Balangan menyambut baik usulan tersebut dan berkomitmen membentuk Satgas guna memperjelas fungsi kedua pasar. Selain itu, pemerintah daerah juga berencana mengaktifkan kembali program Belanja Cil untuk menggerakkan UMKM lokal melalui partisipasi ASN.

Sementara itu, para pedagang menggantungkan harapan besar agar hasil dialog tersebut segera diwujudkan dalam tindakan nyata. Salah seorang pedagang Pasar Paringin, Rian, meminta agar aspirasi mereka tidak sekadar ditampung tanpa realisasi.

"Hal yang kita sampaikan hari ini kalau bisa segera ditindaklanjuti. Jangan sampai hanya didengar lalu berakhir begitu saja," katanya menegaskan. (Didi Juaidinoor)
Lebih baru Lebih lama


Iklan

نموذج الاتصال