Remaja Diterkam Buaya saat Memancing di Karang Bintang

Suasana tenang di kawasan Sungai Karang Bintang berubah menjadi kepanikan setelah seorang remaja, Akhmad Rahman (16), diduga diterkam buaya saat memancing pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.

Korban diketahui memancing seorang diri di belakang Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM yang berada tidak jauh dari kediamannya. Saat belum mendapatkan ikan, korban kemudian turun ke bagian sungai yang lebih dangkal dengan maksud menangkap ikan secara langsung. Namun nahas, saat berada di dalam air, korban diduga disambar buaya dan diseret ke bagian sungai yang lebih dalam.

‎Kepala Desa Karang Bintang, Ikbal, mengatakan peristiwa tersebut disaksikan dari kejauhan oleh seorang pemancing lain. Beberapa warga yang ikut melakukan pencarian juga mengaku sempat melihat buaya membawa tubuh manusia.

‎“Korban memancing seorang diri. Namun, ada pemancing lain yang jauh menyaksikan saat korban diterkam dan dibawa buaya. Beberapa warga juga mengaku sempat melihat buaya membawa tubuh manusia. Yang melihat hanya tangan korban muncul di permukaan air,” ujar Ikbal.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, BPBD, Satpolairud, Polsek Karang Bintang, Babinsa Koramil Karang Bintang, bersama warga segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian.

‎Komandan Pleton Posko Induk Damkar Simpang Empat, Untung Mulianor, menjelaskan pencarian dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Syaikul Ansyari, bersama unsur terkait lainnya.

‎Menurut Untung, informasi dari saksi di lokasi menyebut korban terlihat diterkam sebelum diseret ke perairan yang lebih dalam. Laporan saksi tersebut kemudian menjadi dasar tim gabungan untuk segera melakukan penyisiran.

‎“Warga yang melakukan pencarian juga mengaku sempat melihat buaya membawa bagian tubuh manusia. Tangan korban sempat terlihat muncul di permukaan air,” kata Untung.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir sepanjang aliran Sungai Karang Bintang. Tim gabungan tetap berada di lokasi dan melanjutkan operasi hingga sekitar pukul 23.30 Wita. (Gunawan)

Lebih baru Lebih lama


Iklan

نموذج الاتصال